Ditulis Oleh Dini Mawungtyas
Jumat, 22 Agustus 2008
TEMPO Interaktif, MADIUN:Kepala Hubungan Masyarakat Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Madiun, Budi Karyanto, mengatakan kebakaran hutan di wilayah yang dikelolanya, merupakan salah satu modus operandi bagi komplotan pencuri kayu agar leluasa melakukan aksinya. "Hutan sengaja dibakar untuk mengalihkan pengawasan pegawai Perhutani," katanya di Madiun, Kamis (21/8).
Ia mengatakan ketika hutan dibakar, pegawai perhutani akan disibukkan untuk memadamkan api. Saat itulah kayu jati yang berada di wilayah Perhutani KPH Madiun dijarah. Itu sebabnya, dalam dua bulan terakhir sering terjadi kebakaran hutan di Madiun.
Pernyataan Budi ini berkaitan dengan penangkapan terhadap Jami, 65 tahun, ketika sedang mencuri kayu jati diwilayah Perhutani KPH Madiun, tepatnya di Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Jami juga mengakui dialah yang membakar hutan.
Lebih lanjut Budi mengatakan kebakaran hutan telah mencapai 80 hektar di wilayah KPH Perhutani Madiun dalam dua bulan terakhir. Tapi ia menyebut kerugian hanya Rp 33 juta, karena yang terbakar adalah pohon jati yang masih berusia muda. Dini Mawungtyas
0 comments:
Posting Komentar