Ditulis Oleh Suara Merdeka
Selasa, 11 Agustus 2009
PURWOKERTO-Untuk mencegah kebakaran akibat kekeringan di musim kemarau, pendakian ke puncak Gunung Slamet dan puncak gunung lainnya di Jateng untuk sementara dibatasi.
''Perum Perhutani telah koordinasi dengan Satlak Penanggulangan Bencana Provinsi Jateng serta Satlak penangulangan bencana kabupaten, untuk ''melarang'' pendakian ke puncak gunung Slamet serta Sindoro Sumbing, karena rawan terjadi kebakaran,'' kata Kepala Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah Ir Heru Siswanto MBA kepada wartawan kemarin di Purwokerto.
Menurut dia, pada menjelang peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, biasanya akan banyak kegiatan pendakian ke puncak gunung. Biasanya yang ramai adalah puncak Gunung Slamet dan Sindoro-Sumbing.
Jumlahnya bisa mencapai ratusan orang yang melakukan pendakian. Pada umumnya mereka ingin menancapkan bendera merah putih di puncak gunung bertepatan dengan peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI.''Perhutani inginnya adalah pendakian ke puncak gunung ditutup saja, karena rawan kebakaran.
Tapi karena masih ada kaitan dengan pengembangan pariwisata oleh kabupaten yang secara administratif membawahi wilayah puncak gunung, kegiatan pendakian hanya diperketat atau diseleksi,'' katanya.(G23-29)
0 comments:
Posting Komentar