Kamis, 14 Mei 2009

Transaksi Cenderung Naik

Ditulis Oleh Jawa Pos
Rabu, 13 Mei 2009
MOJOKERTO - Sepekan lebih berlangsungnya Pasar Rakyat dan Pameran Produk Unggulan (PRPPU) di Pusat Perkulakan Sepatu Trowulan (PPST) memberikan dampak positif bagi para pedagang. Sebagian besar dari 185 pemilik stan yang meramaikan PRPPU tersebut mengaku dagangannya laris manis. Mereka optimistis akan mampu memperoleh omzet yang signifikan selama penyelenggaraan PRPPU yang akan berakhir sepekan lagi.

''Syukur pada awal-awal dibukanya pasar rakyat pengunjung sangat banyak, penjualan juga cukup tinggi,'' terang Sulis, salah satu penjaga stan milik KPH Perhutani Mojokerto. Meski di stan tersebut pihaknya hanya menyediakan dua dagangan utama. Yakni madu hasil para penakar tawon di Trawas dan minyak kayu putih hasil olahan hutan pada pabrik di Jetis.

Hal yang sama juga diakui Heni, salah satu penjual di stan pakaian. Dia mengaku selama sepekan pertama omzet penjualannya cukup bagus. Berkisar antara Rp 500 ribu per hari. ''Sepekan ini rata-rata laku empat sampai lima potong per hari,'' terangnya.

Hal itu diakibatkan banyaknya kegiatan yang digelar di PPST. ''Hampir tiap hari selalu ada kegiatan di sini,'' terangnya. Sehingga pengunjung terus berdatangan. Dan sebagian besar diantara para pengunjung tersebut selalu menghabiskan waktunya untuk keliling mendatangi semua stan yang ada selain untuk tujuan utama yakni lomba ataupun lainnya. ''Semoga terus seperti ini selama pasar rakyat ini,'' harapnya.

Kondisi serupa juga terjadi di stan milik Kecamatan Kemlagi, yang menyediakan aneka produk olahan. Semisal krupuk ares pisang, ladu, dan sangkar burung. ''Tiap hari kita harus mendatangkan semua produk itu dari Kemlagi untuk ditaruh di stan yang selalu laku,'' terang Hidayat, salah satu penjaga stan.

Hal yang sama juga dialami stan Dawarblandong yang menyediakan aneka jenis makanan termasuk tahu tek. ''Syukur selama ini dagangan selalu laris manis, karena pengunjung sangat ramai,'' terang Budiono, salah satu penjaga stan.

Meski persoalan jarak yang jauh sempat dirasa sebagai kendala pada awalnya. ''Tapi tidak apa-apa, untuk mensukseskan program Pemkab Mojokerto, jarak tidaklah jadi masalah,'' terangnya. Dia semakin merasa bangga karena rombongan Bupati Mojokerto Suwandi sempat mampir di stannya dan mencicipi menu yang disediakan. (jif/yr)

0 comments:

Based on original Visionary template by Justin Tadlock
Visionary Reloaded theme by Blogger Templates

Kesatuan Pemangkuan Hutan Sukabumi Visionary WordPress Theme by Justin Tadlock Powered by Blogger, state-of-the-art semantic personal publishing platform